"Insya Allah kita akan bekerja sama dengan yayasan sebagai tambahan mitra Baznas dalam penyaluran bantuan ke Palestina, wabilkhusus untuk Gaza," kata Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid, dikutip Kamis 1 September 2026.
Menurutnya, kerja sama yang disiapkan mencakup penyaluran bantuan pangan, fasilitas air bersih, kebutuhan musim dingin, serta pengiriman imam-imam asal Palestina ke berbagai daerah di Indonesia.
Lebih lanjut, Sodik menyebut aliran bantuan kemanusiaan untuk Palestina belakangan ini mengalami penurunan akibat anggapan keliru sebagian masyarakat Indonesia yang menilai situasi di Gaza telah aman.
Sodik Mudjahid juga menegaskan dukungan penuh bangsa Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina dilandasi oleh dua prinsip utama, yakni amanat konstitusi negara serta perintah agama.
"Jadi ada dua motivasi, satu motivasi kebangsaan Indonesia sesuai dengan konstitusi dan kebijakan Presiden, dan motivasi kedua adalah amanah Al-Qur'an dan Sunnah dari Allah dan Rasul," tegas Sodik.
Sementara itu, Ketua YPSP Ahed Abul Atha menegaskan kesiapan pihaknya bersama tim lapangan yang beroperasi langsung di permukiman Gaza untuk memfasilitasi pendistribusian berbagai bantuan kemanusiaan dari BAZNAS RI.
"Alhamdulillah YPSP siap untuk menyalurkan bantuan-bantuan kemanusiaan langsung di Gaza, karena kami memiliki tim yang memang bekerja langsung di permukiman Gaza," kata Ahed.
BERITA TERKAIT: