Reshuffle Kabinet Jangan Sekadar Ganti Pemain

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 01 Oktober 2026, 15:08 WIB
Reshuffle Kabinet Jangan Sekadar Ganti Pemain
Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle terhadap sejumlah pejabat di Kabinet Merah Putih. (Foto: tangkapan layar)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle terhadap sejumlah pejabat di Kabinet Merah Putih. Pergantian tersebut mencakup sejumlah posisi menteri, pejabat setingkat menteri, hingga pimpinan lembaga dan institusi negara.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai reshuffle seharusnya tidak sekadar menjadi pergantian personel, tetapi mampu membawa perbaikan terhadap kinerja pemerintahan.

“Semoga makin memperbaiki kinerja pemerintah, bukan hanya ganti pemain,” ujar Adi kepada RMOL, Kamis, 1 Oktober 2026.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu menggarisbawahi, pergantian pejabat juga diharapkan dapat menjawab sorotan publik terhadap sejumlah pejabat yang selama ini dinilai kontroversial.

"Publik berharap menteri kontroversial diganti biar tak jadi beban bagi pemerintah," tegasnya.

Dengan komposisi baru ini, publik kini menanti efektivitas kerja para pejabat baru dalam menjalankan agenda pemerintahan serta menjawab berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Dalam perombakan siang ini di Istana Negara, Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sugiono ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), sedangkan Dudung Abdurachman dipercaya menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam).

Posisi Menteri Luar Negeri dipercayakan kepada Arrmanatha Christiawan Nasir, sementara Muhamad Sarmuji ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian. Pada level wakil menteri koordinator, Drajat Hariwibowo ditunjuk sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Perubahan juga terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Komjen Pol Suyudi Ario Seto ditunjuk sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Sementara Komjen Pol Wahyu Adiningrat dipercaya sebagai Wakapolri.

Listyo Sigit Prabowo selanjutnya ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Sementara Komjen Pol Dedy Prasetyo dipercaya memimpin Badan Reforma Agraria. Selain itu, Nuzran Joher ditunjuk sebagai Kepala Ombudsman Republik Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga memberikan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas pengabdiannya sebagai Kapolri selama masa jabatan 2021–2026. Sementara Komjen Pol Dedy Prasetyo menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana. rmol news logo article



Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA