Pelepasan armada kemanusiaan berlogo banteng moncong putih tersebut dipimpin langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Pelabuhan PT Lingga Perdana, Kota Cilegon, Banten, Kamis malam, 20 Agustus 2026.
Hasto menegaskan, pengerahan RS Apung Laksamana Malahayati merupakan instruksi langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri guna memperkuat kerja-kerja kemanusiaan Baguna serta relawan kesehatan partai yang sudah lebih dahulu berada di zona terdampak gempa M 7,7 di Flores dan sekitarnya.
"Sesuai arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, PDIP mengirimkan Kapal Laksamana Malahayati untuk bergabung bersama tim Baguna dan relawan kesehatan di wilayah bencana Flores dan sekitarnya," ujar Hasto.
Aksi tanggap darurat di lokasi bencana juga didampingi jajaran pimpinan DPP PDIP yang sudah berada di Flores, di antaranya Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, dan Sri Rahayu.
Hasto menekankan, gerak cepat ini dilandasi spirit gotong royong tanpa memandang afiliasi politik maupun latar belakang SARA. Misi utama kapal difokuskan pada pelayanan medis darurat, penyediaan obat-obatan, serta kebutuhan khusus kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan kaum perempuan.
"Dalam mitigasi bencana, daftar yang dibuat Ibu Megawati sering kali mencermati kebutuhan ibu-ibu, perempuan hamil, dan anak balita yang kerap terlewatkan. Karena itu kapal ini dikirim untuk melengkapi bantuan yang sudah disalurkan," tambahnya.
Sebelum diberangkatkan ke NTT, RS Apung Laksamana Malahayati telah merampungkan misi pelayanan kesehatan bagi ribuan warga pesisir di wilayah Banten. Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi secara resmi menyerahkan kembali operasional kapal tersebut kepada DPP Partai untuk dialihkan ke lokasi kritis pascaguncangan gempa di NTT.
Kapal berbobot 262 GT dengan panjang 30 meter ini dilengkapi dengan fasilatas medis, delapan tenaga kesehatan, dan 12 ABK. Sejak diresmikan Megawati pada Juni 2023, RS Apung Laksamana Malahayati terus menjelajah wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil di Indonesia untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
BERITA TERKAIT: