Prosesi tersebut menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prabowo yang mengenakan beskap krem dengan kalung melati di lehernya serta peci hitam, hadir langsung sebagai inspektur upacara.
Bertindak sebagai komandan upacara yakni Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, yang saat ini menjabat sebagai Kadispers Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Sementara itu, tugas pengibaran dan penurunan bendera dipercayakan kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari Tim Paskibraka "Indonesia Adil Makmur".
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, perwakilan Provinsi Papua, dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih. Sementara Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), siswa SMA Katolik Giovanni Kupang, bertugas sebagai Komandan Kelompok 8.
Adapun Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bersekolah di SMAN 1 Taliwang, dipercaya sebagai pengerek bendera.
Sedangkan Mirza Rafi Navazani dari Provinsi Kalimantan Barat, pelajar SMAN 1 Sintang, dipercaya menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.
Untuk formasi lainnya, posisi Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Baruno Wicaksono, Paskibraka asal Provinsi Jawa Barat yang bersekolah di SMA Taruna Nusantara Cimahi.
Sementara itu, Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Kapten Pnb Bagus Setianto, yang menjabat sebagai Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin.
Sebelum bendera diturunkan, pasukan Paskibraka bersama Paspampres membentuk formasi angka 81, sebagai simbol usia kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
Formasi itu sontak mendapat tepuk tangan meriah dari para tamu undangan dan penonton yang menyaksikan.
Prosesi penurunan berlangsung dengan penuh khidmat diiringi lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tepat ketika lagu berakhir, bendera merah putih pun selesai diturunkan dengan sempurna.
Bendera kemudian dilipat dengan penuh kehati-hatian dan diletakkan di atas baki, sebelum dibawa mendekat ke mimbar kehormatan.
Dengan penuh khidmat, Sang Merah Putih kemudian diserahkan Neeltje Deliana Insjowi Werimon kepada Presiden Prabowo selaku inspektur upacara.
Prabowo menerima bendera dengan kedua tangannya secara hati-hati. Ia tampak mencium Sang Merah Putih sebelum kembali meletakkannya di mimbar kehormatan.
BERITA TERKAIT: