Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis nasional, termasuk kesiapan pengamanan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.
Berdasarkan jadwal yang diterima wartawan, rapat dihadiri pimpinan Komisi I dan Komisi III DPR, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Panglima TNI beserta para kepala staf angkatan, Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Pangdam Jaya, Kapolri beserta Kabaintelkam dan Kakorbrimob, serta Kapolda Metro Jaya.
Usai rapat, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan koordinasi dilakukan bersama Polri dan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan aman.
“Iya, jadi kita juga berkoordinasi dengan kepolisian dan elemen masyarakat lainnya supaya dalam pelaksanaan kegiatan pengamanannya bisa berkolaborasilah,” kata Agus.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi maupun informasi di media sosial yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama isu yang berpotensi memicu keresahan dan memecah belah masyarakat.
“Jadi tadi membahas tentang isu-isu strategis. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, yang menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat,” tegas Agus.
Agus meminta masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Di sisi lain, TNI akan terus melakukan patroli di sejumlah wilayah untuk menjaga keamanan masyarakat.
“Apalagi nanti akan kita merayakan HUT Kemerdekaan, mari kita sambut dengan bergembira perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, dan saya bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di wilayah di seluruh Indonesia,” ujar Agus.
BERITA TERKAIT: