Dikatakan Donny, URI dibentuk atas perhatian Presiden terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berdiri untuk mengintegrasikan berbagai institusi pendidikan kebangsaan di bawah satu koordinasi.
URI yang juga disebut sebagai Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK) nantinya akan membawahi tiga institusi utama, yakni Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Khusus LAN, tugas dan fungsinya akan diperluas, tidak hanya membina aparatur sipil negara, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia bagi BUMN.
"Lembaga Administrasi Negara ini yang ada, sudah ada saat ini akan diintegrasikan tapi akan ditambahkan tugas dan fungsinya. Akan diperkuat. Kalau selama ini melaksanakan khususnya pembinaan untuk ASN, nantinya akan kita tambahkan juga untuk BUMN," jelasnya usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Donny menambahkan, konsep pembinaan tersebut sebenarnya telah mulai dijalankan melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).
Saat ini, sebanyak 399 pegawai baru BUMN tengah mengikuti pendidikan dan pembinaan karakter sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul.
"Jadi kami melatih, membina, saat ini adalah 399 orang pegawai baru dari BUMN sedang kami latih, sedang kami bina untuk menjadi seorang karyawan yang punya hati yang mulia dan punya pikiran otak yang cerdas untuk memajukan bangsa kita ini," ujar Donny.
Sore ini, Donny yang juga merupakan Wakil Menteri Pertahanan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Gubernur URI berdasarkan Keppres No. 80 P Tahun 2026.
Dalam menjalankan tugasnya di URI, Donny didampingi Prof. Yos Sunityoso yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur URI.
BERITA TERKAIT: