Meta Muse Salip ChatGPT dalam Adopsi Seluler Awal

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/ananda-gabriel-5'>ANANDA GABRIEL</a>
OLEH: ANANDA GABRIEL
  • Selasa, 22 September 2026, 10:31 WIB
Meta Muse Salip ChatGPT dalam Adopsi Seluler Awal
Ilustrasi/Net
Kecil Besar
rmol news logo Aplikasi kecerdasan buatan (AI) terbaru dari Meta, yaitu Muse, menunjukkan performa yang sangat mengesankan di awal peluncurannya dan berhasil melampaui rekor adopsi seluler awal milik ChatGPT.

Berdasarkan estimasi terbaru dari penyedia intelijen pasar Apptopia, jumlah unduhan aplikasi Muse di perangkat seluler selama 12 hari pertama di pasaran melampaui angka yang dicatat ChatGPT dalam 12 hari pasca-peluncurannya di wilayah Amerika Serikat dan Kanada.

Selain unggul dalam jumlah unduhan, Muse juga mencatatkan jumlah pengguna aktif harian yang lebih tinggi dibandingkan dengan ChatGPT pada periode waktu yang serupa. 

Sebelumnya, perbandingan langsung antara kedua aplikasi ini cukup menantang akibat perbedaan strategi peluncuran awal mereka. Ketika ChatGPT pertama kali hadir di perangkat seluler, aplikasi tersebut dirilis secara global namun hanya tersedia eksklusif untuk platform iOS.

Sebaliknya, Muse dirilis di Apple App Store dan Google Play, tetapi distribusinya dibatasi khusus untuk wilayah Amerika Serikat dan Kanada.

Guna menyelaraskan data agar perbandingannya lebih adil, Apptopia meneliti khusus data pengguna iOS di Amerika Serikat dan Kanada selama 12 hari pertama dari masing-masing aplikasi.

Dalam sub-himpunan data tersebut, Muse berhasil meraih 1,8 juta unduhan, mengungguli ChatGPT yang mencatatkan 1,3 juta unduhan. Dari segi pengguna aktif harian di iOS, Muse juga memimpin dengan angka mencapai 359.000 pengguna.

Pencapaian gemilang ini sangat didukung oleh strategi pemasaran silang (cross-promotion) yang matang dari Meta, mirip dengan kesuksesan Threads yang kini telah menembus lebih dari 500 juta pengguna bulanan berkat integrasi mendalam dengan platform ekosistem Meta lainnya.

Muse mendapatkan dorongan masif karena terhubung langsung dengan Facebook dan Instagram, serta dapat berfungsi di dalam WhatsApp. Data Apptopia mencatat bahwa lebih dari 95% pengguna Muse merupakan pengguna Facebook dan sekitar 63% di antaranya aktif menggunakan Instagram.

Meskipun pihak Meta belum mempublikasikan data resmi terkait angka adopsi awal Muse, temuan dari pengamat pasar ini menunjukkan sinyal kuat bahwa Muse berpotensi menjadi salah satu produk aplikasi papan atas baru yang sukses besar bagi Meta. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: TIFANI

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA