Nanik dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono yang sebelumnya tiba sekitar pukul 10.36 WIB bersama Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari tidak menemui awak media setelah pertemuan berakhir.
Sebaliknya, Agustina yang memberikan keterangan kepada wartawan didampingi Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin.
Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu merupakan audiensi antara BGN dan pimpinan KPK bersama Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK untuk membahas penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelumnya, saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Nanik hanya memberikan jawaban singkat terkait agenda kedatangannya.
"Kerja sama," ujar Nanik sembari memasuki lobi Gedung Merah Putih KPK.
Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas hasil kajian KPK mengenai tata kelola MBG. Dalam kajiannya, KPK menemukan sejumlah potensi kerawanan, mulai dari regulasi yang belum memadai, potensi konflik kepentingan dalam penentuan mitra, lemahnya transparansi dan akuntabilitas, hingga pengawasan keamanan pangan yang dinilai belum optimal.
Atas temuan itu, KPK telah memberikan sejumlah rekomendasi kepada BGN agar pelaksanaan program prioritas nasional tersebut berjalan lebih transparan, akuntabel, dan mampu meminimalkan potensi tindak pidana korupsi.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: