Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksankan secara khidmat.
Presiden tampak memasuki TMPNU Kalibata sekitar pukul 23.40 yang langsung disambut Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan sejumlah menteri kabinet. Agenda kemudian dilanjutkan dengan prosesi peletakan karangan bunga oleh Kepala Negara di bawah patung Burung Garuda.
Presiden memimpin momen mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa yang gugur dalam perjuangan menegakkan kemerdekaan serta kedaulatan Indonesia.
"Marilah kita menundukkan kepala kita, mengenang jasa dan arwah para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raganya untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia. Mengheningkan cipta, mulai," tutur Presiden Prabowo.
Setelah mengheningkan cipta, acara diteruskan dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, yang dipimpin oleh komandan pasukan upacara.
Terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.
“Ziarah Nasional dan Renungan Suci juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh elemen bangsa bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu. Semangat kepahlawanan tersebut akan terus menjadi sumber inspirasi dalam menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan melanjutkan pembangunan nasional,” kata Prasetyo.
Lanjut dia, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk mengenang jasa para pahlawan.
“Sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: