Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X, Sekretariat Jenderal Liga Muslim Dunia, MWL menyampaikan simpati kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, terutama keluarga korban yang meninggal maupun warga yang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia sekaligus Ketua Organisasi Cendekiawan Muslim, Sheikh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, menegaskan solidaritas MWL kepada para korban dan masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi masa sulit.
“Liga menyampaikan solidaritas dan simpati kepada keluarga para korban dan masyarakat Indonesia selama masa yang menyakitkan ini," ujarnya, dikutip Senin, 17 Agustus 2026.
Al-Issa juga menyatakan bahwa Liga Muslim Dunia siap mengerahkan berbagai kemampuan yang dimilikinya untuk membantu mengurangi dampak bencana. Ia turut mendoakan para korban yang meninggal dunia serta berharap warga yang terluka segera mendapatkan kesembuhan.
“Ia berdoa kepada Allah Yang Maha Kuasa agar merahmati mereka yang telah meninggal dunia dan memberikan kesembuhan yang cepat kepada mereka yang terluka.”»
Sementara itu, berdasarkan pemutakhiran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu sore, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai 53 orang. Angka ini meningkat dari laporan sebelumnya yang mencatat 47 korban tewas.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di enam kabupaten. Kabupaten Manggarai mencatat jumlah korban terbanyak dengan 25 orang, disusul Manggarai Timur sebanyak 20 orang. Kemudian Sikka mencatat empat korban, Manggarai Barat dan Ende masing-masing dua korban, serta Nagekeo satu korban.
“Untuk pemutakhiran korban jiwa meninggal dunia per sore hari ini, total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual.
Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat sedikitnya 135 orang mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga berat. Di Manggarai Timur terdapat 80 korban luka, terdiri dari 21 orang mengalami luka berat dan 59 lainnya luka ringan. Manggarai mencatat 37 korban luka, dengan 17 orang luka berat dan 20 orang luka ringan.
Sementara itu, sebanyak 12 korban luka tercatat di Sikka dan enam korban luka berat berada di Manggarai Barat. Para korban saat ini mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.
BERITA TERKAIT: