Puji Pidato Presiden Prabowo di Senayan, ABP: Pemerintah Tak Sekadar Retorika

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 14 Agustus 2026, 20:07 WIB
Puji Pidato Presiden Prabowo di Senayan, ABP: Pemerintah Tak Sekadar Retorika
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: TV Parlemen)
Kecil Besar
rmol news logo Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat 14 Agustus 2026, menegaskan negara hadir, berani mengambil keputusan, dan bekerja menyelesaikan persoalan rakyat.

Ketua Umum Arus Bawah Prabowo (ABP) Michael F. Umbas mengatakan, pidato Presiden Prabowo bukan sekadar paparan capaian pemerintahan, tetapi menunjukkan arah transformasi Indonesia yang mulai diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret.

“Pidato Presiden Prabowo hari ini memperlihatkan bahwa pemerintah tidak ingin berhenti pada retorika,” ujar Umbas.

Menurut Umbas, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh kebijakan transformatif tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat dan menghasilkan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pidatonya di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa selama 21 bulan atau 663 hari pemerintahan, pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan negara, termasuk persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, Pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan, hal itu bukan berarti seluruh persoalan bangsa telah selesai. Namun pemerintah telah menunjukkan bahwa persoalan yang selama ini dianggap rumit dapat mulai diurai melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas, serta gotong royong seluruh unsur bangsa.

Bagi Umbas, pesan tersebut penting karena pemerintahan Prabowo kini memasuki fase ketika berbagai kebijakan besar harus semakin terasa dampaknya di tingkat akar rumput.

“Dan dampak positif itu mulai dirasakan. Karena itu, ABP akan terus mendukung sekaligus mengawal agar transformasi ini benar-benar sampai ke bawah,” tuturnya.

Umbas secara khusus menyoroti perhatian Presiden Prabowo terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui Makan Bergizi Gratis (MBG), perbaikan sekolah, penguatan ketahanan pangan, serta berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Umbas, pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan tidak semata-mata diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kualitas kehidupan rakyat.

“Anak-anak yang sehat, mendapatkan makanan bergizi dan pendidikan yang layak adalah investasi terbesar bangsa," pungkasnya.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA