TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Minggu, 16 Agustus 2026, 01:24 WIB
TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata
Koops TNI Habema mengamankan sejumlah senjata di pendalaman Intan Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu 15 Agustus 2026. (Foto: Koops TNI Habema)
Kecil Besar
rmol news logo Meski medan terjal dan cuaca ekstrem 3 derajat celcius, Koops TNI Habema berhasil menguasai wilayah kelompok bersenjata Operasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Gamagai, Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu  dini hari, 15 Agustus 2026. 

Dalam operasi tersebut, prajurit TNI menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata, termasuk senjata rakitan dan pistol revolver.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna menyampaikan bahwa daerah yang ditembus oleh para prajurit TNI kerap disasar oleh OPM dari Kodap VIII/Intan Jaya dibawah pimpinan Apeni Kobogau. Daerah tersebut berada di sekitar Kampung Gamagai, Distrik Ugimba.

”Di tengah kondisi medan yang gelap dan terjal, suhu dingin ekstrem 3 derajat, prajurit tetap menjalankan tugas dengan penuh kewaspadaan,” kata Wirya.

Pergerakan Koops TNI Habema ke Kampung Gamagai awalnya untuk melakukan patroli keamanan wilayah. Namun, di tengah jalan, mereka mendapat petunjuk keberadaan markas OPM lewat observasi menggunakan drone. 

”Hasil pemantauan udara menunjukkan adanya tiga orang yang bergerak menyusuri sungai menuju wilayah Distrik Ugimba dan kemudian berhenti di sebuah honai yang diduga menjadi tempat persinggahan,” kata Wirya

Dari informasi tersebut, prajurit langsung menindaklanjuti secara cepat dan terukur untuk menguasai honai tersebut dan lalu kelompok yang diduga OPM melarikan diri ke arah hutan dan ketinggian. Mereka bergerak ke arah Kampung Kulapa.

Dalam honai tersebut, para prajurit menemukan sejumlah barang dan senjata mulai dari 1 senjata api rakitan, 1 pistol revolver standar, 7 butir amunisi, serta 1 kotak amunisi senapan angin, 1 anak busur beserta 5 anak panah, 2 noken, 1 bendera Bintang Kejora, 1 senter, dan 9 baterai.

”Prajurit Koops TNI Habema akan terus melaksanakan tugas secara selektif, terukur, profesional, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah Papua,” pungkas Wira.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA