Ketua Umum Gerakan Muda (Gema) Nasional, Eko Saputra, menilai kedua menteri yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu telah gagal menunjukkan kinerja yang mampu menjawab persoalan dasar rakyat.
"Setiap hari rakyat berhadapan dengan harga kebutuhan pokok yang tidak ramah terhadap kondisi ekonomi mereka. Sementara para pejabat sibuk memberikan pernyataan yang tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan. Ini adalah bentuk kegagalan yang tidak bisa lagi ditutupi dengan narasi pencitraan," ujar Eko dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Kementerian Koordinator Pangan dan Kementerian Perdagangan seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga pangan.
Namun yang terjadi justru sebaliknya, rakyat terus dipaksa menghadapi kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok yang semakin memberatkan kehidupan sehari-hari.
Eko menyebut berbagai program dan janji pengendalian harga pangan yang selama ini disampaikan pemerintah belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
“Ketika rakyat masih mengeluhkan mahalnya harga kebutuhan pokok, maka klaim keberhasilan sektor pangan patut dipertanyakan,” pungkas dia.
Harga sejumlah bahan pokok sebelumnya terpantau mengalami kenaikan pada perdagangan awal pekan, Senin, 8 Juni 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), kenaikan terjadi pada sejumlah komoditas utama, terutama bawang merah, beras, dan minyak goreng.
Harga bawang merah mencatat lonjakan tertinggi, naik 19,25 persen menjadi Rp60.700 per kilogram (kg). Kenaikan juga terjadi pada bawang putih yang naik 7,76 persen menjadi Rp41.650 per kg.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah II meningkat 6,57 persen menjadi Rp15.400 per kg. Sementara itu, beras kualitas super naik tipis 0,29 persen menjadi Rp17.500 per kg.
Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 1,46 persen menjadi Rp24.350 per kg, minyak goreng kemasan bermerek II naik 1,51 persen menjadi Rp23.500 per kg, sedangkan minyak goreng curah meningkat 0,73 persen menjadi Rp20.700 per kg.
BERITA TERKAIT: