Nanik mengungkapkan, seharusnya konferensi pers digelar sehari sebelumnya. Namun, agenda tersebut baru dapat dilaksanakan setelah jajaran pimpinan baru BGN menyelesaikan rapat koordinasi internal.
"Baru hari ini kami selesai melakukan rapat koordinasi, kami para pimpinan baru di Badan Gizi Nasional," kata Nanik memperkenalkan diri.
Dalam kesempatan itu, Nanik menegaskan latar belakang akademiknya. Ia menyebut dirinya merupakan sarjana biologi, bukan sarjana kehutanan.
"Saya Nanik S Deyang, Sarjana Biologi ya, bukan Sarjana Kehutanan. Saya ulang, saya Sarjana Biologi. Tadinya Wakil Kepala BGN," ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Nanik saat memperkenalkan jajaran pimpinan baru BGN pasca-pergantian kepemimpinan menyusul kasus dugaan korupsi tata kelola BGN yang menjerat mantan Kepala BGN, Dadang Hindayana.
Selain memperkenalkan diri, Nanik juga mengenalkan dua wakil kepala BGN yang baru beserta latar belakang dan pengalaman mereka.
Di antaranya Agustina Arumsari yang ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN. Menurut Nanik, Agustina memiliki pengalaman panjang di bidang pengawasan dan audit.
"Beliau sudah 34 tahun di bidang pengawasan dan audit. Sebelumnya Wakil Kepala BPKP. Sesuai penugasan Bapak Presiden, beliau akan mengawasi dengan sangat ketat tata kelola dan keuangan negara di BGN," jelasnya.
Nanik juga memperkenalkan Mayor Jenderal TNI Trenggono yang dipercaya menjadi salah satu pimpinan di BGN.
"Kenapa TNI aktif? Saya tanyakan, proses pengunduran dirinya sudah diajukan dan dalam waktu dekat beliau akan pensiun. Surat pengunduran dirinya juga sudah diajukan," pungkas Nanik.
BERITA TERKAIT: