Demikian disampaikan Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Herwyn J.H. Malonda saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pre-Launching Aplikasi E-Monev IKU, di Hotel AOne, Jalan KH. Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Senin malam, 3 Agustus 2026.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Ferdinand Eskoal Tiar Sirait, Inspektur Utama Bawaslu RI Rini Wartini, Deputi Teknis Bawaslu RI Yusti Herlina; Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Yuda Setiawan; an Kapuslitbangdiklat Roy M. Siagian.
Dalam sambutannya Herwyn menjelaskan, aplikasi E-Monev IKU merupakan upaya Bawaslu RI menghubungkan antara mandat dan praktik pengawasan, untuk memastikan kinerja jajaran di seluruh Indonesia dapat dimonitoring dan terekam di dalam catatan digital.
"Sosialisasi sudah dilakukan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mempraktikkan itu, yang dimulai dengan besok terkait dengan ini. Baik RI, provinsi, dan kabupaten/kota," kata Herwyn.
Herwyn menuturkan, evaluasi jajaran Bawaslu selama ini sebagai bagian dari otokritik yang tidak terdokumentasi dengan baik di masing-masing unit kerja
"Sehingga kita berharap, dengan adanya IKU atau indikator kinerja utama yang benar-benar akan kita lakukan terkait dengan kerja-kerja kita," kata Herwyn.
Di satu sisi, lanjut Herwyn, apa yang dirumuskan dalam pernyataan kinerja jajaran Bawaslu yang ditunjukkan dalam kerja-kerja harian, itu diwujudkan dalam E-Monev, dan dapat diakses untuk mengetahui performa kinerja jajaran pimpinan maupun jajaran kesekretariatan.
"Ini satu siklus yang saat ini masih kami namakan "Cermat", Cermin Akuntabilitas Kinerja kita, sebagai bagian dari tanggung jawab kita," ungkapnya.
"Ini yang menyatukan data selama ini terpisah, kami berupaya berarti kerja sama antara unit-unit yang ada. Profilnya, apa yang telah akan dilakukan, ini benar-benar menjadi catatan kita bersama terkait dengan ini," tambahnya.
BERITA TERKAIT: