Dia dinobatkan sebagai Women’s in Public Policy. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang digelar di Jakarta Concert Hall, Menteng, Jakarta.
Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah perempuan dari berbagai latar belakang yang dinilai memiliki kontribusi nyata di bidangnya.
Mereka berasal dari kalangan kepala daerah, pimpinan lembaga nasional, penggerak komunitas, hingga eksekutif perusahaan.
Dalam kategori kebijakan publik, Hj Ananda dinilai berperan dalam mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan.
Selama menjabat sebagai Wakil Wali Kota Banjarmasin, ia terlibat dalam sejumlah program yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan peran mereka dalam pembangunan daerah.
Berbagai inisiatif tersebut antara lain mencakup penguatan organisasi perempuan, peningkatan kapasitas sumber daya perempuan, serta mendorong keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan di tingkat lokal.
Upaya tersebut juga sejalan dengan agenda pembangunan yang menempatkan kesetaraan gender sebagai salah satu prioritas.
Di Kota Banjarmasin, berbagai kegiatan yang melibatkan perempuan terus didorong, termasuk melalui momentum peringatan Hari Kartini yang setiap tahunnya menjadi ruang untuk memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh perempuan di Banjarmasin yang terus bergerak, berkontribusi, dan menjadi inspirasi,” kata Hj Ananda.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, termasuk organisasi perempuan, komunitas, serta dukungan pemerintah daerah dalam menciptakan ruang partisipasi yang lebih luas.
Penghargaan yang diterima ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi perempuan di Banjarmasin untuk semakin aktif berperan di berbagai bidang, tidak hanya dalam lingkup sosial, tetapi juga dalam pemerintahan dan pengambilan kebijakan strategis.
Selain itu, pencapaian ini juga menjadi pengingat bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah memiliki peran penting dalam menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, diharapkan semakin banyak perempuan yang mengambil peran strategis dan berkontribusi dalam pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
*
Kontributor Kalimantan Timur
BERITA TERKAIT: