Menurut Purbaya, kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menekan belanja negara yang tidak prioritas.
“Perjalanan luar negeri untuk pejabat-pejabat dihilangkan. Kecuali kepepet banget," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa 7 April 2026.
Tak hanya itu, pemerintah juga akan melakukan pemangkasan anggaran secara merata di kementerian dan lembaga sebagai bagian dari upaya efisiensi APBN.
“Kita pangkas merata dari sini, nanti mereka adjust,” tambah Purbaya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pemerintah tengah melakukan
refocusing belanja kementerian/lembaga di tengah gejolak geopolitik global.
Adapun langkah tersebut mencakup pengalihan anggaran dari pos yang dinilai kurang prioritas, seperti perjalanan dinas, rapat, belanja non-operasional, hingga kegiatan seremonial ke sektor yang lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kebijakan ini berpotensi menghemat anggaran negara antara Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun.
BERITA TERKAIT: