Akademisi Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo Nurmadi H. Sumarta mengatakan, hal ini akan semakin memperbesar utang, defisit APBN dan kesulitan membiayai subsidi.
"Program MBG (Makan Bergizi Gratis) juga mengakibatkan harga-harga tidak terkendali," kata Nurmadi dalam keterangannya, Rabu 25 Maret 2026.
Menurut Nurmadi, kaum ibu rumah tangga semakin sulit mengelola belanja. Bahkan sarana pendidikan makin terpinggirkan.
"MBG hanya memberi keuntungan dan rente pihak tertentu," kata Nurmadi.
Nurmadi menegaskan, tanpa penghentian program MBG, beban APBN makin berat dan ekonomi akan semakin kacau.
"Apalagi penerimaan negara semakin jauh dari mencukupi akibat penerimaan pajak yang selalu di bawah target," pungkas Nurmadi.
BERITA TERKAIT: