Berdasarkan pantauan
RMOL sekitar pukul 19.40 WIB, Presiden Prabowo yang mengenakan baju koko putih dipadu peci hitam berjalan memasuki aula Istana Negara.
Ia didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta Menteri Agama Nasaruddin Umar. Di belakang rombongan tampak Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang turut mengikuti jalannya acara.
Setibanya di lokasi kegiatan, Presiden menyempatkan diri menyalami sejumlah ulama dan pejabat tinggi negara yang telah hadir lebih dahulu.
Di antara tokoh yang terlihat hadir yakni ulama terkemuka Quraish Shihab, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, serta Ketua DPD Sultan Najamudin.
Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an Surat Al Hasyr ayat 21 hingga 24 oleh M. Zian Fahrezi, yang merupakan juara pertama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 di Karbala, Irak, pada 2026. Saritilawah dibacakan oleh Velly Syukron dari RRI Jakarta.
Dalam laporannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan harapan agar nilai-nilai Al-Quran terus menjadi sumber inspirasi dalam menjaga persatuan bangsa.
“Kita berharap Al-Quran terus menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan bahasa Indonesia, serta telah membuka kehidupan yang damai, adil,” ujar Menag.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiah dari Nuzulul Quran oleh Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, sebelum ditutup dengan doa bersama dan amanat Presiden Prabowo Subianto.
BERITA TERKAIT: