Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi Calon Pekerja Migran

SMK Go Global Siap Kerja di Luar Negeri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Rabu, 17 Juni 2026, 01:24 WIB
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi Calon Pekerja Migran
Kegiatan Penguatan Komunikasi Global dalam program SMK Go Global di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ISO Japan, Kota Depok. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Sebanyak 50 para calon pekerja migran antusias mengikuti kegiatan Penguatan Komunikasi Global dalam program SMK Go Global di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ISO Japan, Kota Depok, Jawa Barat, Senin 15 Juni 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Mahasiswa S2 Komunikasi Universitas Paramadina berkolaborasi dengan LPK ISO Japan didukung oleh PT Pupuk Indonesia Logistik, yang merupakan bagian dari project mata kuliah Komunikasi Korporat dan Pemberdayaan Sosial. Program  SMK Go Global menjadi salah satu prioritas pemerintah. 

Para  peserta mengikuti penguatan komunikasi global dengan cara berdiri, sesuai dengan kebiasaan pembelajaran mereka di LPK ISO Japan. Pasalnya, ketika nanti bekerja di Negeri Sakura, para calon pekerja migran ini akan diuji ketahanan bekerja berjam-jam berdiri, terutama di sector manufaktur.

Penguatan materi kegiatan ini sesuai kebutuhan para calon pekerja migran di sana, yakni Public Speaking  di Negeri Penempatan yang diisi oleh jurnalis Kompas TV, Valentina Sitorus, sesi kedua yaitu Branding Diri, Menjadi Wajah Indonesia di Luar Negeri dengan narasumber Anissa Nurul Rahma seorang Edukator, dan sesi ketiga Bijak Bermedia Sosial di Jepang oleh Fifa Chazali dari Tirto.id.

Ketua Pelaksana acara, Andreas Wellman Marbun mengatakan, Jepang membangun kesuksesannya tidak hanya dalam sehari maupun setahun. Kesuksesan dibangun sesuai dengan filosofi Kaizen yakni dari perubahan menuju ke arah yang lebih baik.

"Teman-teman sudah bekerja keras dalam beberapa bulan kebelakangan ini sebentar lagi akan berangkat. Semoga sukses untuk teman-teman nanti di sana, semoga bisa membawa nama baik keluarga, bisa membahagiakan keluarga," kata Andreas, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

Dosen Komunikasi Korporat dan Pemberdayaan Sosial Universitas Paramadina, Dwi Purbaningrum mengaku terkesan dengan model pembelajaran para lulusan SMK yang mengikuti pelatihan di ISO Japan. 

"Bagi saya lulusan SMK punya potensi untuk bekerja di luar negeri, cuma mereka harus dibekali dengan ilmu terkait manajemen diri, komunikasi dan pembelajaran di negara penempatan," kata Dwi. 

Presiden Direktur PT Bersama yang menaungi LPK ISO Japan, Yadi Suryadi menyambut baik kegiatan yang dilakukan para mahasiswa S2 Komunikasi Universitas Paramadina. 

"Saya katakan kepada anak-anak coba lihat dan adopsi serta terapkan. Karena tidak hanya bekerja, tapi mereka harus menjadi wajah Indonesia dengan pola komunikasi yang baik," kata Yadi. rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA