Menurut Purbaya, pemerintah telah menghitung kebutuhan pembiayaan program tersebut dan menilai bebannya relatif kecil.
“Gentengnisasi nggak sampai Rp1 triliun,” kata Purbaya di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa 3 Februari 2026.
Purbaya membuka peluang pembiayaan gentengisasi berasal dari berbagai sumber anggaran cadangan pemerintah, termasuk dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kan kita juga ada cadangan. Ada kemungkinan dari situ, ada kemungkinan dari tempat lain, tapi cukuplah nggak banyak banyak banget kalau nggak salah anggarannya,” kata Purbaya.
Ia menjelaskan, penggantian genteng hanya akan menyasar rumah-rumah tertentu yang masih menggunakan atap seng, bukan seluruh rumah secara menyeluruh.
“Gentengnisasi kan untuk ganti genteng seng dengan genteng batu batuan. Berapa rumah yang pakai seng? itu kan hitungannya kasar sekali," kata Purbaya.
BERITA TERKAIT: