Pejabat Muda Hadapi Tantangan Pangkas Keruwetan Birokrasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Jumat, 30 Januari 2026, 15:06 WIB
Pejabat Muda Hadapi Tantangan Pangkas Keruwetan Birokrasi
Wakil Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Aminuddin Ma’ruf. (Foto: Dok. Antara)
rmol news logo Reformasi birokrasi menjadi tantangan utama bagi pejabat muda di pemerintahan baru, terutama untuk menyederhanakan sistem yang dinilai masih panjang dan tidak efisien.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Aminuddin Ma’ruf ketika menanggapi peran generasi muda dalam memperbaiki tata kelola birokrasi negara.

Menurut Aminuddin, generasi muda memiliki karakter yang lebih sederhana dan tidak menyukai birokrasi berbelit, namun tetap menghadapi tantangan saat masuk ke sistem pemerintahan.

"Jadi karena karakter kita memang lebih simpel, lebih tidak suka dengan birokrasi dan sebagainya, ya pasti ada tantangan-tantangannya," kata Aminuddin dalam Podcast Orang Dalam, dikutip Jumat, 30 Januari 2026.

Ia menilai masih banyak aturan yang justru memperpanjang proses birokrasi tanpa memberi manfaat nyata, bahkan berpotensi membuka celah penyimpangan. 

"Saya juga beberapa kali melihat ada aturan-aturan yang tidak perlu. Tidak perlu dan hanya memanjangkan birokrasi, nambah ruwet dan sebagainya gitu. Nggak manfaat lah," lanjut Aminuddin.

Menurutnya, upaya penyederhanaan birokrasi menjadi tantangan generasi muda di pemerintahan untuk membuktikan kehadiran mereka membawa dampak positif bagi sistem yang lebih efisien.

Ia menambahkan bahwa persoalan birokrasi panjang juga telah berulang kali disoroti Presiden Prabowo Subianto.

"Dan itu jadi challenge untuk kita anak-anak muda membuktikan bahwa via masuknya kita ke situ punya dampak efek yang positif," pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA