“Paling urgen itu usia pensiun. Kalau di Undang-Undang Polri. Yang paling penting usia pensiun kalau UU Polri,” kata Ketua Komisi III DPR Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 November 2025.
Ia menegaskan bahwa pihaknya menginginkan agar usia pensiun anggota Polri disamakan dengan TNI dan Kejaksaan.
“Ya disesuaikan dengan Kejaksaan dan dengan TNI. Kurang lebih mirip-mirip lah pengaturannya," tegas Legislator Gerindra itu.
Kendati begitu, Habiburokhman tak merinci alasan utama ingin menyamakan usia pensiun anggota Polri dengan kedua lembaga negara tersebut.
“Kan semua aparat negara. Ya biar sama, ya. Kejaksaan, kepolisian, dan TNI. Kurang lebih sama lah," tukasnya.
BERITA TERKAIT: