Begitu dikatakan Ketua PW GMPI Jawa Timur Sugondo mengomentari disahkannya Muhammad Mardiono sebagai Pelaksana Tugas (plt) Ketua Umum PPP menggantikan Suharso Monoarfa oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui Surat Keputusan Nomor: M.HH-26.AH.11.02 Tahun 2022.
Sugondo menekankan, PW GMPI Jawa Timur tidak ikut campur atas dinamika yang terjadi di DPP PPP yang membuat Suharso Monoarfa di depak dari posisi Ketua Umum PPP usai digelarnya Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ada tanggal 4-5 September pekan lalu.
"GMPI Jawa Timur lebih fokus pada kerja elektoral karena tugas GMPI adalah ikut andil dengan kerja nyata untuk membesarkan Partai Persatuan Pembangunan," kata Sugondo kepada wartawan, Sabtu (10/9).
Dengan demikian, lanjut dia, siapapun yang menjadi ketua umum maka PPP akan tetap diperjuangkan di Jawa timur demi kemenangn partai berlambang kabah itu.
"Perihal ada dinamika di DPP partai maka itu tugas DPP untuk menyelesaikannya," tegasnya.
Dia tidak lupa mengajak seluruh badan otonom partai bekerja menambah suara PPP, ketimbang melempar opini liar ke publik yang justru merugikan partai di Pemilu 2024 nanti
"Lebih baik para kader intelektual GMPI JATIM menggaungkan suara untuk menambah pemilih PPP, kerja sosialisasi, konsolidasi, gandeng semua elemen masyarakat pada umumnya dan generasi milleneal pada khususnya supaya bergabung dengan GMPI yang insyaAllah secara otomatis akan berproses menjadi bagian dari PPP," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: