Hadapi Pemilu 2024, PPP Wajibkan Calegnya Ikuti Sekolah Politik Partai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Kamis, 11 Agustus 2022, 03:19 WIB
Hadapi Pemilu 2024, PPP Wajibkan Calegnya Ikuti Sekolah Politik Partai
Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa/Ist
rmol news logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV. Raoat itu digelar untuk merespons pelaksanaan tahapan pemilu 2024.

Saat sambutan, Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa mengatakan bahwa PPP berada dalam posisi 5 yang 100 persen di Sipol KPU dengan keanggotaan terbanyak.

Ia mengaku optimis menatap pemilu 2024. Ia menyatakan bahwa sikap optimis itu harus dibarengi dengan kerja-kerja elektoral oleh semua kader PPP.

"Dan saya yakin suara PPP naik di pemilu mendatang," demikian Suharso, dalam Rapimnas yang digelar sejak Selasa, (9/8) hingga Rabu (10/8).

Suharso juga menjelaskan terkait Calon Legislatif (Caleg) yang dari PPP harus mengikuti sekolah politik. Menurutnya sekolah politik itu penting untuk memberikan pemahaman tentang nilai-nilai perjuangan PPP.

"Sekolah politik itu penting agar kader PPP memahami PPP dengan baik, mengerti tentang PPP, mengerti sejarahnya, dan memahami tentang nilai-nilai perjuangan PPP," ungkapnya.

Ia mengatakan, kedepan sekolah politik akan terbuka untuk publik. Tujuannya, + untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, sehingga masyarakat memahami akan pentingnya politik.rmol news logo article

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA