PKB Gaungkan Perdamaian dan Toleransi di Refleksi Waisak Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Minggu, 17 Mei 2026, 14:33 WIB
PKB Gaungkan Perdamaian dan Toleransi di Refleksi Waisak Nasional
Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar hadir dalam Refleksi Waisak Nasional di Klenteng Boen Tek Bio, Kota Tangerang. (Foto: Humas PKB)
rmol news logo   Dalam rangka menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE yang jatuh pada 31 Mei 2026, Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menggelar Refleksi Waisak Nasional di Klenteng Boen Tek Bio, Kota Tangerang, sebagai upaya memperkuat pesan perdamaian dan toleransi antarumat beragama.

Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar hadir mewakili Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Dalam sambutannya, Gus Halim mengurai makna Hari Raya Tri Suci Waisak sebagai refleksi atas tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha.

“Waisak adalah momentum suci yang memperingati tiga peristiwa agung, yakni kelahiran Pangeran Siddharta Gautama, tercapainya pencerahan sempurna oleh Sang Buddha, dan wafatnya Sang Buddha atau parinibbana. Tiga peristiwa ini mengajarkan umat manusia tentang kasih sayang, kebijaksanaan, serta jalan menuju perdamaian,” ujar Gus Halim, Minggu, 17 Mei 2026.

Gus Halim menegaskan nilai-nilai Waisak sangat relevan bagi kehidupan bangsa Indonesia yang majemuk. Ia juga mengurai peran besar Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam memperjuangkan kebebasan beragama dan hak-hak umat Buddha serta etnis Tionghoa di Indonesia.

“Gus Dur mengajarkan bahwa negara harus hadir melindungi semua umat beragama tanpa diskriminasi. Beliau berpesan bagaimana kita bisa menginternalisasikan makna perdamaian kepada siapapun dan dimanapun. Dan pesan beliau yang patut kita kenang, jangan pernah tanya apa agamamu, tapi tanyalah apa kontribusimu bahi kemanusiaan,” kata Gus Halim mengutip pesan Gus Dur.

Ia kemudian menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. 

“Mewakili Gus Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum DPP PKB, kami keluarga besar PKB mengucapkan Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE atau tahun 2026 Masehi. Semoga berkah Waisak membawa perdamaian dan cinta kasih bagi kita semua dan bagi dunia, dan semoga semua makhluk berbahagia,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Perkumpulan Boen Tek Bio, Ruby Santamoko, mengapresiasi konsistensi PKB yang setiap tahun menggelar perayaan dan refleksi Waisak bersama umat Buddha.

“Kami mengapresiasi PKB yang konsisten hadir bersama umat Buddha. Ini menunjukkan bahwa toleransi bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujar Ruby.

Ia juga mengenang jasa besar Gus Dur bagi umat Buddha dan masyarakat Tionghoa di Indonesia. “Dulu orang tidak tahu apa itu Waisak, apakah libur atau tidak, tapi berkat Gus Dur orang jadi tahu bahwa Waisak adalah hari suci kami umat Buddha,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, DPP PKB turut menyerahkan bingkisan sembako kepada umat Buddha dan warga kurang mampu di sekitar klenteng. PKB juga menyalurkan bantuan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi warga kurang mampu jemaat Klenteng Boen Tek Bio.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua Umum DPP PKB Rano Alfath, Ketua DPP PKB Daniel Johan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, Ketua DPW PKB Banten Ahmad Fauzi, serta sejumlah anggota DPRD Fraksi PKB setempat. rmol news logo article
EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA