Saat proses pendaftaran yang dilakukan bersama, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, dan Suharso Monoarfa dan selaku Ketua Umum Partai KIB memimpin ratusan kader untuk melakukan pawai persatuan.
Dalam pawai tersebut, terpantau berbagai macam kesenian yang mewakili semangat nasionalisme, regilius, dan kebudayaan seperti marching band, reog ponorogo, tarian Papua, marawis, dan shalawatan.
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily yang turut hadir dalam pawai tersebut mengatakan KIB sengaja melakukan pawai dengan berbagai kesenian Indonesia karena ingin mengusung tema persatuan.
"KIB mengusung tentang bagaimana politik yang menyatukan sekalipun kita ini berbeda-beda tapi kita ingin menyatukan diri dalam politik yang sejuk, politik keindonesiaan yang mengedepankan persatuan karena semangat yang ingin dibagun KIB adalah politik yang menyatukan," kata Ace di Kantor KPU, Rabu (10/8).
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu mengajak masyarakat untuk meninggalkan politik identitas dan polarisasi. Ia menegaskan sudah saatnya kita mengedepankan persatuan dalam berpolitik.
Ia berharap, Pemilu 2024 mengedepankan ide dan gagasan yang menyatukan, Tujuannya, untuk membuat politik Indonesia yang tidak lagi terpolarisasi ke dalam berbagai politik identitas.
"Kita ingin mengedepankan apa yang kita usung adalah ide, gagasan, dan program yang bisa menyatukan kita semua sebagai bangsa," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: