Syaiful Huda berpendapat, selama ini paradigma kampus bebas politik praktis itu masih terbilang multi tafsir. Sebab, kata Huda, tanpa disadari mahasiswa juga menerapkan budaya politik dalam hal pemilihan ketua di organisasi kemahasiswaan (ormawa).
"Saya setuju opsi untuk kampus diajak menjadi bagian dari sosialisasi dan perdebatan politik ke depan," demikian kata Huda.
Meski demikian, Wasekjen DPP PKB itu mengatakan perlu ada aturan terkait dengan bagaimana praktik kampanye di lingkungan kampus.
Ia pun meminta wacana tersebut bisa menjadi bahan diskusi antara Kemendikbud Ristek bersama kampus untuk memikirkan mekanisme pengaturan wacana tersebut.
Lebih lanjut, untuk merealisasikan wacana kampanye di kampus, Huda meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyempurnakan usulan tersebut.
Dengan demikian, pihak yang terkait akan menindaklanjuti.
BERITA TERKAIT: