Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dalam rapat kerja bersama Mendagri RI, dan rapat dengar pendapat dengan Kepala Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan RI, serta Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu RI, terkait evaluasi pelaksanaan program dan anggaran tahun 2021, Selasa (5/4).
Penelitian tersebut bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI. Penelitian Kemendagri dilakukan di 48 kota besar dan Kemenkes mendata di 52 kabupaten.
“Dan kami kira hasil sudah dipublikasi di bulan Desember, masyarakat yang memiliki antibodi dari 220.000 responden di 100 kota kabupaten kota adalah 86,69 persen, artinya kalau ada 100 orang yang berkumpul 86 atau 87 orang sudah memiliki antibodi baik dari vaksinasi maupun infeksi alami,†papar Mendagri.
Untuk bulan April ini, kata Mendagri, angka antibodi masyarakat Indonesia sudah lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
“Ini mungkin menjadi jawaban kenapa kasus terkendali? Relatif turun saat ini, di rumah sakit juga tidak tertekan BOR-nya dan angka kematian menurun,†imbuhnya.
Atas hasil temuan tersebut, Mendagri Tito menyebutkan bahwa Indonesia diklaim sebagai salah satu negara di dunia yang telah berhasil menangani pandemi Covid-19.
“Indonesia termasuk salah satu negara yang sukses dalam menangani pandemi dan kita salah satunya kuncinya adalah antibodi yang cukup banyak di masyarakat kita,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: