Silaturahmi digelar atas prakarsa pendidik dan Sekjen Bammus Sunda, Ernawan S. Koesoemaatmadja dan Ketua Komite Peduli Indonesia (KPI) Tito Roesbandi. Keduanya lantas mengundang para tokoh, ulama, aktivis, akademisi Jawa Barat untuk bersilaturahmi ke kediaman tokoh yang kaya solusi dan inovasi tersebut.
Bagi mereka Rizal Ramli merupakan bagian tokoh sunda. Sebab, Menko Perekonomian era Gus Dur yang sejak umur 7 tahun sudah yatim piatu itu dibesarkan di tanah Sunda. Tepatnya di Bogor saat masih kecil dan berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dalam dialog bersama yang sangat cair, beberapa tokoh menyampaikan ungkapan bahwa Bandung dikenal oleh sejarah sejak zaman kemerdekaan lahirnya tokoh-tokoh pergerakan yang dididik di tanah sunda.
Atas alasan itu, Rizal Rami memiliki karakter masyarakat sunda yang terbuka, egaliter dan menentang ketidakadilan.
“Itu sangat dipahami oleh Rizal Ramli yang besar di tanah Sunda. DR Rizal Ramli adalah tokoh nasional yang selama ini dikenal sangat lugas membela kepentingan rakyat,†ujar Ernawan S. Koesoemaatmadja kepada
Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu.
Bagi para tokoh sunda, Rizal Ramli merupakan sumber kekuatan untuk melakukan perubahan Indonesia menjadi lebih adil, lebih baik, dan lebih makmur.
Rizal Ramli, yang rekam jejaknya teruji juga, dipercaya bisa mengejar ketinggalan Indonesia dari negara lain yang sudah sangat maju, padahal dulunya sama miskin dengan Indonesia, seperti Malaysia, RRC dan Korea.
“Tali silaturahim yang sangat erat secara emosional dengan berbagai kalangan, berharap tokoh nasional Rizal Ramli bisa memimpin Indonesia, karena diyakini bisa segera membangkitkan perekonomian nasional,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: