Peringatan wafatnya ekonom senior sekaligus penasehat FJN pada pada 8 Januari 2026 tersebut, turut dihadiri putra-putri almarhum, Dipo Satria Ramli dan Dhitta Puti Savitri Ramli.
Kegiatan ini juga diikuti aktivis PAC IPNU-IPPNU Jabon-Sidoarjo, GMNI Surabaya Raya, Pemuda Katolik, dan sejumlah jurnalis media di Jawa Timur.
"Rizal Ramli memang telah tiada, tapi ide dan pemikirannya harus tetap hidup," kata Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi dalam keterangannya yang dikutip Sabtu 10 Januari 2026.
Sementara Dipo Satria Ramli mengaku terharu dengan peringatan dua tahun wafatnya mendiang ayahnya.
Dipo mengatakan, semasa hidupnya, Rizal Ramli mempunyai kenangan kuat dengan Surabaya dan Jawa Timur. Herawati Moelyono istri almarhum Rizal Ramli adalah orang Jawa Timur yang tinggal di Surabaya.
"Bapak (Rizal Ramli-red) juga punya hubungan yang erat dengan orang-orang asal Jawa Timur yang menjadi sahabat dekatnya, seperti Gus Dur dan Ibu Khofifah Indar Parawansa," kata ekonom asal UI tersebut.
Peringatan Haul 2 Tahun Rizal Ramli dipandu host enterpreneur Gus Izzag. Sejumlah tokoh memberi testimoni tentang sosok almarhum Rizal Ramli.
Mereka di antaranya adalah Rektor Universitas Trunojoyo Madura Prof Safi'i, Akademisi Unair Airlangga Pribadi, Asisten 3 Setdaprov Akhmad Jazuli dan Politikus PKS Irwan Setiawan.
Haul ditutup tausiyah, doa dan tahlil yang dipimpin akademisi muda NU, Prof. Moh Mukhrojin.
BERITA TERKAIT: