Pendiri Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti menyarankan agar Gerindra turut menyiapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebagai alternatif. Dia bahkan mengurai 2 alasan mengapa Gerindra perlu untuk menyiapkan Sandi sebagai plan B.
“Pertama, stagnasi elektabilitas Prabowo yang berkisar hanya 25 persen. Tanpa pendamping yang pas, kans Prabowo sebagai pemenang capres 2004 bisa hilang,†tegasnya saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/12).
Ray Rangkuti mengingatkan, sekalipun berpasangan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani, elektabilitas keduanya hampir tidak akan mencapai 40 persen.
Dengan stagnasi seperti ini, Gerindra membutuhkan kerja keras untuk meningkatkannya. Bila tidak ada geliat yang sangat inovatif, kemungkinan terbesar justru akan stagnan sampai 2024 yang akan datang.
Adapun alasan kedua adalah figur sandiaga terus mencuri perhatian publik. Khususnya di kalangan kaum milenial dan Islam politik. Kelompok Islam politik boleh jadi meninggalkan Prabowo, tapi tidak sepenuhnya meninggalkan Sandiaga.
“Salah satu indikatornya adalah hasil ijtima ulama bulan lalu, yang kini menjadi polemik di internal Partai Gerindra,†sambungnya.
Sandiaga juga masih memungkinkan untuk terus menaikkan elektabilitas dan potensial dapat bersaing dengan Ridwan Kamil, Erick Thohir, dan Anies Baswedan.
“Dalam kerangka inilah Gerindra sebaiknya tetap memberi peluang kepada Sandiaga untuk terus meningkatkan elektabilitas,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: