
Pintu hati nurani para pemimpin partai politik yang akan ikut bertarung dalam Pemilu 2024 mendatang harus terbuka dengan pemikiran visioner Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.
Di mana Ketua KPK Firli Bahuri ingin agar ongkos politik menjadi 0 persen. Salah satunya dengan membuat presidential threshold menjadi 0 persen pula.
Bagi Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, pemikiran Firli Bahuri itu mendalam dan berkemajuan.
“Intinya, kalau threshold masih tinggi, maka jangan harap KKN dapat ditekan dengan seminimal mungkin," ujar Saiful kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/12).
Karena kata Saiful, pangkal dari korupsi adalah adanya transaksi politik yang mengakibatkan proses politik menjadi tidak fair sehingga KKN semakin menjamur.
"Saya kira patut menjadi teladan apa yang disampaikan Firli dan semoga membuka pintu bathin baik pimpinan partai politik, birokrasi, dan juga pejabat yang bersinggungan langsung dengan kebijakan mengenai pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang," pungkas Saiful.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: