Menurut pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe, penunjukan AHY yang dihasilkan berdasarkan aklamasi itu cukup positif demi regenerasi partai.
"Peralihan kekuasaan dari SBY ke AHY itu sudah bagus, terlepas dari nada-nada minor soal dinasti politik di Demkorat. Sebab SBY sadar melakukan regenerasi kepemimpinan," kata Maksimus Ramses kepada
Kantor Berit Politik RMOL, Minggu (15/3).
Ia berpandangan, penunjukan AHY yang tak lain putra bungsu SBY itu jelas sudah melalui pertimbangan yang matang. Meski sejatinya mantan calon Gubernur DKI Jakarta itu belum lama berkecimpung di dunia perpolitikan.
"Termasuk bagaimana peran AHY dalam meningkatkan elektabilitas partai menghadapi Pemilu 2024," tandasnya.
AHY resmi meneruskan kepemimpinan sang ayah dalam Kongres V Partai Demokrat yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3). Keputusan itu diambil setelah pimpinan sidang, EE Mangindaan, memverifikasi administrasi calon ketua umum.
Menurut politisi Demokrat, Jansen Sitindaon, AHY mendapat dukungan dari 34 DPD dan 514 DPC Demokrat se-Indonesia. Dukungan yang dikantongi AHY sudah memenuhi persyaratan untuk aklamasi berdasarkan pasal 25 ayat 6 dan 7 Tata Tertib Kongres.
BERITA TERKAIT: