Pemprov DKI Tegaskan Tidak Telat Memberi Peringatan Dini Banjir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Sabtu, 04 Januari 2020, 13:43 WIB
Pemprov DKI Tegaskan Tidak Telat Memberi Peringatan Dini Banjir
Pemprov DKI tidak telat memberi early warning banjir/RMOL
rmol news logo Banjir yang terjadi di 158 titik di wilayah DKI Jakarta, bukan disebabkan karena lambannya peringatan dini dari Pemerintah Provinsi.

Sekretaris Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, peringatan dini banjir yang dilakukan Pemprov pada Rabu (1/1), tidak sesuai dengan curah hujan tinggi, sehingga genangan air muncul secara cepat.

"Early warning kita tidak termasuk dalam kategori telat. Karena hujannya lokal," kata Dudi dalam diskusi Polemik Trijaya FM, di Sasana Krida Karang Taruna Bidara Cina, Baiduri Bulan, Bidara Cina, Jakarta Timur, Sabtu (4/1).

Hujan yang terjadi di Jakarta tersebut, diterangkan Dudi, menyebabkan alat peringatan dini alias early warning tidak berjalan dengan semestinya.  

Sebab, biasanya peringatan dini dikeluarkan ke masyarakat dalam kurun waktu 9-12 jam sebelum air dari Bendungan Katulampa Bogor masuk ke daerah DKI.

"Bila hujannya lebat dan lokal seperti itu, ini agak pengalaman pertama baru di DKI. Jadi kondisi saluran kita masih penuh, belum sempat kita kosongkan karena banyak daerah yang tergenang," terang Dudi.

Lebih lanjut, Dudi menekankan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak gagap menghadapi banjir lokal seperti yang terjadi kemarin.

"Enggak gagap bencana. Ini memang luar biasa kejadiannya. Saya bukan ekspert mengenai periode hujan yang datang saat ini. Tapi menurut staf saya yang menghitung, curah hujan (kemarin) memang ekstrem," tutupnya. rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA