Ini Peran Frans Antoni, Orang Dekat Bandar Narkoba Fredy Pratama yang Buron

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Sabtu, 20 Juni 2026, 01:27 WIB
Ini Peran Frans Antoni, Orang Dekat Bandar Narkoba Fredy Pratama yang Buron
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso. (Foto: Bareskrim Polri)
rmol news logo Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri baru saja menangkap Frans Antoni yang merupakan jaringan bandar narkoba Fredy Pratama. 

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan peran Frans yakni selain mengatur operasional, Ia diduga jadi sosok kurir yang membawa uang hasil bisnis narkoba lintas negara secara rutin.

Uang hasil kejahatan dibawa dari Indonesia ke Thailand selama bertahun-tahun.

“Frans Antoni melakukan kegiatan pengangkutan uang hasil kejahatan dari indonesia ke Thailand telah berlangsung selama kurang lebih 7 tahun, terhitung sejak tahun 2017 hingga 2023, dengan frekuensi rata-rata 2 hingga 3 kali setiap bulannya,” kata Eko di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan pada Jumat, 19 Juni 2026.

Bila ditelusuri, total perjalanan pengangkutan uang itu mencapai ratusan kali.

“Total frekuensi pengangkutan mencapai sekitar 168 kali, jadi dari Indonesia berangkat ke Thailand 168 kali membawa uang cash. Selama periode tersebut dengan nilai minimal setiap kali pengangkutan adalah Rp 1 miliar,” ujar Eko.

Demi melancarkan aksinya, Frans menukar uang lewat money changer ilegal yang beroperasi di Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Uang yang ditukar didominasi dari rupiah menjadi dolar Singapura sebelum dibawa ke Thailand. Frans pun memanfaatkan cryptocurrency untuk mempermudah transaksi lintas negara.

Bukan hanya Frans, Bareskrim juga mengamankan seorang perempuan yang disebut sebagai istri Frans.

“Istrinya selama ini mendampingi pelariannya dia. Belum, masih kami periksa ini kan baru hari pertama. Nanti seminggu atau dua Minggu kita akan rilis lanjutan perkara ini,” pungkas Eko.rmol news logo article


ARTIKEL LAINNYA