Murni karena alasan teknis ataukah ada soal substansial terkait kasus yang sedang dialami Sony Sanjaya saat ini?
Sebab, sejak awal, dibandingkan Dadan Hindayana dan Lodewijk Pusung, Sony Sanjaya usai ditangkap, jelas sekali bermanuver mempengaruhi opini publik.
Sony Sonjaya membuat postingan khusus untuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, yang multitafsir, sampai saat ini.
Di hadapan podcast YouTube Bambang Widjojanto, Elza Syarief memang mengakui bahwa postingan terkait Nanik S Deyang dan nama-nama yang muncul terkait dapur MBG, isu yang sengaja disebarkan ke hadapan publik.
Artinya, sejak awal, Sony Sanjaya mempunyai strategi untuk mempengaruhi opini publik terkait kasus yang sedang dialami.
Apalagi Sony memang mantan penyidik (reserse), yang sudah paham apa yang sedang dialaminya dan harus dilakukannya.
Tapi, di sisi lain, Elza Syarief juga menyorot kuasa hukum Sony Sanjaya yang lain, yakni Krisna Murti, sebagai pihak yang menghalang-halanginya dan membuat ia tak nyaman, dan membuatnya mundur.
Bahkan, pihak penyidik Kejagung pun dianggap Elza Syarief tak kooperatif terhadap dirinya.
Jadi, ada faktor kuasa hukum Sony Sanjaya yang lain, faktor penyidik Kejagung, dan juga faktor Sony Sanjaya sendiri, yang membuat Elza Syarief mundur.
Elza Syarief kecewa ternyata orang dekat Sony Sanjaya itu menjadi tersangka, karena diduga rutin memberi uang suap kepada Sony Sanjaya.
Sony Sanjaya dianggap Elza Syarief tidak jujur. Ya, kalau jujur Pak Sony nggak bakal ditangkap, Bu Elza. Begitulah kira-kira.
Sementara itu nama-nama yang beredar dan diduga berasal dari Sony Sanjaya sebagai pihak yang harus bertanggung jawab terkait dapur MBG, satu persatu sudah membantah terkait dapur MBG. Seperti Dudung Abdurachman, Fitroh Rohcahyanto, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, Irma Chaniago, dan lain-lain.
Bukan mustahil juga mundurnya Elza Syarief ini bagian strategi mengalihkan atau mempengaruhi opini publik pihak Sony Sanjaya.
Sebab, sejak awal, sudah seperti itu. Bisa jadi ini langkah berikutnya saja.
Yang jelas, pihak Kejagung tidak berhenti pada pimpinan BGN saja. Beberapa pihak yang juga terkait, sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Sejauh ini, Sony Sanjaya adalah pelaku utama bersama yang lain.
Sulit bagi dirinya untuk menjadi
Justice Collaborator (JC). Hukuman berat pastinya menanti.
ErizalDirektur ABC Riset & Consulting
BERITA TERKAIT: