"Kami siap mengawal dan menjaga perolehan suara untuk Prabowo-Sandi," isi salah satu poin pernyataan mereka, Selasa (30/4).
Selanjutnya, Kajian Ilmu Majelis Tausiyah 65-83 juga menyatakan mendukung Bawaslu dan KPU bersikap jujur dan adil pada Pemilu 2019.
"Sekiranya Bawaslu dan KPU melakukan perbuatan zalim, tidak adil dan memihak, semoga Allah SWT menurunkan azabnya untuk mereka," ungkap mereka.
Kajian Ilmu Majelis Tausiyah 65-83 terus mengikuti dan mematuhi hasil Ijtima Ulama II pada September 2018 serta sesuai dengan arahan dan bimbingan para ulama dan ustaz yang dihadirkan dalam kajian-kajian mereka.
"Jangan takut menghadapi Pilpres, berdoalah pada Allah SWT setiap malam dengan ikhlas hingga April 2019. Ulama yang mendorong Prabowo maju sebagai presiden untuk kejayaan bangsa Indonesia dan juga Islam," kata mereka mengutip pernyataan ustaz yang mereka undang ceramah ustaz Munzir Situmorang dan ustaz Yahya Waloni.
BERITA TERKAIT: