Ombudsman Sayangkan Demokrasi Jadi Ajang Menang-menangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Sabtu, 13 April 2019, 12:16 WIB
Ombudsman Sayangkan Demokrasi Jadi Ajang Menang-menangan
Alamsyah Saragih (dua dari kanan)/RMOL
rmol news logo . Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Alamsyah Saragih menilai, saat ini demokrasi diartikan sebagai ajang menang-menangan, bukan lagi cara untuk menyajikan bagaimana membuat pemerintahan yang baik.

Demikian disampaikan Alamsyah saat menjadi pembicara diskusi Populi Center dengan tema "Pemilu Damai dan Merawat Demokrasi" di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

"Sekarang orang melihat demokrasi sebagai cara untuk menang bukan lagi mencari cara terbaik untuk memperbaiki negara," ungkapnya.

Di sisi lain, sambung Alamsyah, persoalan netralitas aparat pemerintah salah satu penyumbang yang merusak kehidupan berdemokrasi.

Hal lain yang memperburuk adalah sistem politik saat ini tidak difokuskan berdasarkan kompetensi, dengan demikian hal tersebut bisa mereduksi standar dari kompetensi tersebut.

"Sehingga siapapun yang terpilih biasanya tidak memiliki kompetensi," ujar Alamsyah menyayangkan.

Dalam diskusi turut hadir sebagai pembicara, Aidul Fitriciada Azhari (Komisi Yudisial), Ray Rangkuti (LIMA Indonesia) dan Afrimadona (Populi Center). rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA