Politisi Partai Golkar Erwin Ricardo menegaskan hal tersebut penting mengingat beberapa hari ini ada indikasi gerakan yang bertujuan untuk mendelegitimasi pemilu serentak tersebut dengan cara menebar hoax, ujaran kebencian, dan provokasi isu SARA.
"Saya meminta masyarakat khususnya warga DKI Jakarta Timur untuk tetap percaya kepada pemerintah, penyelenggara pemilu, aparat kepolisian dan TNI yang konsisten tetap mengawal dan memastikan pemilu dengan lancar, aman, tertib untuk mendapatkan pilihan wakil rakyat yang berkomitmen dan aspiratif," ujar Caleg DPR RI Partai Golkar nomor urut 2 ini, Sabtu (13/4).
Erwin meminta konstituennya untuk tidak terkecoh oleh ajakan para politikus opurtunis, yang bertendensi memecah belah persatuan bangsa.
Manuver para politikus oportunis, kata Erwin dilakukan melalui berbagai modus memecah-belah keyakinan masyarakat bahwa pemerintah saat sekarang gagal menghadirkan kesejahteraan dengan memanipulasi data dan informasi serta menyebarkan kebencian, maupun provokasi liar yang sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Manuver politik tidak sehat ini, ujarnya, diarahkan untuk membuat kekacauan atau demoralisasi terhadap pelaksanaan Pemilu 2019.
"Saya harapkan rakyat tetap cerdas dan tidak termakan isu dan provokasi. Saat ini Jokowi-Maruf adalah yang terbaik dan sudah terbukti memberikan perubahan kesejahteraan untuk rakyat," tegas Erwin.
Jumat (12/4), Erwin kembali blusukan yang ke 400 putaran di basis akar rumput pendukungnya di Jakarta Timur. Kemarin, Erwin didukung yuniornya Sofiandra Larasati Azis, Caleg DPRD DKI Nomor Urut 9 Partai Golkar, Dapil-4 yang meliputi Kecamatan Cakung, Kecamatan Matraman, dan Kecamatan Pulogadung.
Sofiandra mengakui seniornya Erwin Ricardo akan menjadi mentor yang baik membimbing dan mengarahkannya untuk memastikan Golkar Jaktim bangkit dan menang serta dapat mengantarkan kursi di DPR RI dan DPRD DKI Jakarta.
Menurut Sofiandra, sinergitas antara senior dan yunior menjadi sangat penting karena Erwin Ricardo telah meletakkan fondasi berpolitik secara bersih, beretika dan bermartabat.
"Pendidikan politik yang dilakukan Bang Erwin menjadi inspirasi saya menjadi caleg dalam memperjuangkan aspirasi warga. Sebagai generasi penerus yang juga generasi milenial, saya akan meyakinkan konstituen agar tidak alergi hanya karena politik distigmakan penuh dengan
money politic. Masih ada caleg yang mendapatkan elektoral dengan cara-cara bersih, beretika dan bermartabat," tutur putra tokoh Betawi Pulo Gebang, H. Azis Umar ini.
BERITA TERKAIT: