Sebab, pengaruhnya hingga keluar Yogyakarta, yakni kepada seluruh suku Jawa baik yang ada di Pulau Jawa maupun yang ada di daerah transmigrasi.
Pengamat politik, Bin Firman Tresnadi mengatakan selain memiliki sejarah yang kuat dalam terbentuknya republik ini, Kesultanan Yogyakarta juga merupakan satu-satunya kesultanan yang masih eksis dan diakui kekuasaannya oleh negara.
"Selain itu Kesultanan Yogya juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap masyarakat Jawa yang tersebar di luar Jawa, juga terhadap kesultanan-kesultanan lain yang masih eksis secara adat, walau oleh negara tidak diakui kekuasaannya," ujarnya saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/4).
Lebih lanjut kata dia, secara historis semua presiden pasti memperoleh dukungan dari Sultan. Maka dari itu, tidak berlebihan kalau di Pilpres 2019 juga capres-cawapres mengharapkan restu.
"Dukungan Sultan ini seolah-olah menjadi legitimasi capres-cawapres untuk menjadi presiden," pungkas Bin yang juga direktur eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM).
Perlu diketahui, baik calon presiden 01 Joko Widodo maupun calon presiden 02 Prabowo Subianto sama-sama telah melakukan pertemuan khusus dengan Sri Sultan.
BERITA TERKAIT: