Prabowo Minta Tiga Hal Ini Dikebut untuk Kembalikan Kepercayaan Investor

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 16 Juni 2026, 15:01 WIB
Prabowo Minta Tiga Hal Ini Dikebut untuk Kembalikan Kepercayaan Investor
Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah mempercepat tiga agenda strategis guna memperkuat kembali kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional. 

Menurut laporan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan optimisme di kalangan pelaku ekonomi yang pada akhirnya akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat.

"Presiden tadi juga kembali menekankan beberapa hal yang menurut pendapat kami itu merupakan bagian dari upaya kita untuk memberikan kepercayaan kepercayaan kepada pelaku pelaku ekonomi, yang nanti ujungnya memberikan kepercayaan kepada masyarakat," ujar Prasetyo dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa, 16 Juni 2026.

Menurut Prasetyo, fokus pertama yang mendapat perhatian Presiden adalah deregulasi. Pemerintah diminta terus menyederhanakan berbagai aturan dan proses perizinan agar iklim investasi semakin sehat serta mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kompetitif. 

Kemudahan izin usaha dinilai menjadi faktor penting untuk menarik investasi baru sekaligus memperluas aktivitas ekonomi nasional.

"Bapak presiden menyampaikan bahwa kita harus terus berupaya untuk mempermudah perizinan perizinan kita supaya iklim investasi dapat berkembang, supaya ekosistem ekonomi kita juga dapat berkembang dengan jauh lebih kompetitif," kata Prasetyo.

Selain deregulasi, Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap percepatan hilirisasi dan industrialisasi. 

Kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Prabowo menekankan pentingnya penguatan sektor tersebut karena berkaitan langsung dengan kinerja ekspor-impor serta daya tahan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

"Kira berharap produk yang kita hasilkan dari proses hilirisasi dan industrialisasi tadi dapat memberikan nilai tambah yang itu membawa penambahan kekayaan bagi bangsa dan negara kita," jelas Prasetyo.

Di samping dua agenda tersebut, Presiden juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas sebagai fondasi utama dunia usaha. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh masyarakat, pelaku pasar, dan pelaku ekonomi untuk bersama-sama menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

"Mari bergandengan tangan kita bekerja sama, kita bekerja keras untuk mengembalikan atau memulihkan dan memperkuat ekonomi kita," pungkasnya.rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA