Pemilu Di Papua Harus Lebih Semarak

Sabtu, 06 April 2019, 19:32 WIB
Pemilu Di Papua Harus Lebih Semarak
Ilustrasi/Net
rmol news logo Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Kabupaten Biak Numfor Dr. Muslim Lobubun MH menilai, pesta demokrasi 2019 di Papua harus lebih semarak.

Guna mendorong partisipasi warga dalam menyalurkan hak suaranya secara langsung.

"Apapun pilihan warga Papua di Pemilu Serentak 17 April 2019 sangat menentukan perjalanan demokrasi dan menentukan pemimpin bangsa dan wakil rakyat untuk masa jabatan lima tahun ke depan," jelasnya di Biak.

Menurut Lobubun, Pemilu 2019 untuk pertama kalinya dalam sejarah demokrasi Indonesia rakyat akan mencoblos bersamaan lima jenis surat suara untuk memilih calon Presiden, anggota DPD, DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

"Penyelenggaraan pemilu serentak harus berkualitas serta berdaulat jika rakyat yang sudah punya hak pilih dapat secara demokratis menyalurkan hak pilihnya secara bebas, langsung dan rahasia sesuai dengan hati nurani," paparnya.

Mengingat, pemungutan suara tinggal beberapa hari lagi maka sosialisasi harus intensif dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu, pemerintah serta relawan demokrasi.

"Siapapun calon yang akan dipilih pada Pemilu Serentak 17 April 2019 itu merupakan hak pribadi dari warga bersangkutan karena sudah dijamin oleh undang-undang," ungkap doktor ilmu hukum Universitas Hasanudin tersebut.

Dia pun berharap, masyarakat Papua khususnya Kabupaten Biak Numfor sebagai pemegang hak suara lebih cerdas dalam menyalurkan pilihannya karena satu saja suara rakyat sangat berharga untuk menentukan perjalanan bangsa Indonesia ke depan.

"Jangan mau diiming-iming dengan janji apapun oleh siapapun. Sebab jika hal ini terjadi dapat merusak nilai-nilai demokrasi Pemilu Serentak 17 April 2019," imbuh Lobubun, seperti diberitakan Antara, Sabtu (6/4). rmol news logo article 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA