Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, semua pihak harus melakukan itu karena memang fitnah dilarang oleh semua ajaran agama manapun.
"Prabowo-Sandi susah berulang kali menyatakan di berbagai kesempatan bahwa mereka berdua bertekad untuk melestarikan Pancasila sebagai dasar negara. Jadi itu adalah fitnah keji," ujar Hashim.
Dia menghadiri acara pengukuhan pengurus Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) Jakarta di Hotel Mega Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (23/3).
Dipastikan Hashim, kalau nanti menang Pilpres, Prabowo-Sandi tetap akan menjaga idelogi Pancasila dan UUD 1945. Sebab sejak usia belia, tepatnya awal menjadi prajurit, Prabowo sudah menyatakan sumpah setianya dalam menjaga kemurnian Pancasila. Begitu mundur dari TNI pun Prabowo tetap memegang teguh sumpah setianya itu.
"Sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Gerindra, Gerindra didirikan untuk melindungi Pancasila dan UUD 1945 sampai dengan hari kiamat," tutup adik kandung Prabowo ini.
BERITA TERKAIT: