Demikian disampaikan aktivis Akhwat Hadana, Herra Nur Indah. Menurut Hera, Akhwat Hadana adalah perkumpulan akhwat atau perempuan bagi Hadana. Hadana sendiri merupakan Habaib dan Dai Nusantara.
"Akhwat Hadana, yang merupakan para syarifah, menyatakan dukungan kepada Pak Jokowi. Kita ingin menunjukkan pada Indonesia bahwa para habaib dan syarifah juga sangat mendukung Pak Jokowi," kata Hera kepada
Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Selasa, 5/3).
Sebagaimana Hadana, sambung Hera, akhwat Hadana juga menjadi wadah para ustazah yang memahami Islam sebagai ajaran damai, penuh cinta dan kasih, serta jauh dari sikap-sikap kekerasan dan radikal. Sebab sejatinya Islam itu menebarkan kedamaian, dan bukan menyebarkan keributan.
"Pak Jokowi juga agamanya jelas, keluarganya jelas, akhlaknya juga sangat jelas," ungkap Hera.
Sekitar 250 orang akhwat Hadana menyatakan dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Jakarta (Minggu, 3/3).
Hadir juga dalam acara ini, Dewan Pembina Hadana Ayub Basalamah, Ketua Hadana Habib Syahdu, dan juga Sekjen Hadana, Helmi Saleh. Selain itu, hadir juga Dewan Penasihat Akhwat Hadana, Christine Hakim dan Siti Marifah.
"Akhwat Hadana itu menilai Jokowi dan Kiai Maruf sebagai tokoh yang memuliakan ulama dan kaum perempuan," ungkap Hera.
BERITA TERKAIT: