Polemik Freeport, Joko Widodo Dan Sudirman Said Harus Bertemu

KedaiKOPI Siap Fasilitasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 22 Februari 2019, 10:39 WIB
Polemik Freeport, Joko Widodo Dan Sudirman Said Harus Bertemu
Foto:Net
rmol news logo . Polemik divestasi saham 51 persen PT Freeport Indonesia kembali diungkap. Mantan Menteri ESDM Sudirman Said  mengatakan, divestasi tersebut berpotensi merugikan negara dalam jumlah yang sangat besar.

Sudirman menjelaskan, surat tertanggal 7 Oktober 2015 yang disebut-sebut sebagai cikal bakal divestasi, sebelumnya sudah dibahas secara rahasia antara Presiden Jokowi dengan bos Freeport McMoran James R Moffet.

Baca: Sudirman Said Ungkap Rahasia Jokowi-Freeport

Namun, Presiden Jokowi membantah tudingan yang disampaikan oleh Sudirman soal pertemuan rahasia. Meski begitu, Jokowi mengakui sempat beberapa kali bertemu dengan James R Moffet di Indonesia, tapi bukan rahasia.

Founder Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio mengatakan, penyelesaian polemik Freeport antara Presiden Jokowi dengan mantan menterinya Sudirman Said sebetulnya mudah.

"Pertemukan keduanya di ranah publik," ujar Hendri Satrio, Jumat (22/2).

Pada pertemuan nanti, silakan Jokowi dan Sudirman Said adu bukti sehingga rakyat bisa mendapatkan gambaran asli yang tidak diselimuti misteri.

Menurut Hendri Satrio, kalau Jokowi dan Sudirman Said bersedia, tidak perlu ada yang ditakutkan.

"KedaiKOPI siap memfasilitasi," tutupnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA