Atas alasan itu, pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Donny Gahral Adian memuji politik tanpa mahar yang dilakukan Partai Nasdem.
Menurutnya, langkah tersebut sudah tepat dan patut ditiru oleh partai lain.
“Politik tanpa mahar yang dilakukan oleh Partai Nasdem bagi para kader yang ingin maju dalam kontestasi pemilu, menjadi salah satu langkah positif,†tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (4/2).
Gahral menilai, politik tanpa mahar ini akan memberikan beban tersendiri bagi para caleg. Mereka tidak memiliki alasan lagi untuk melakukan praktik korupsi. Sebab, mereka melenggang tanpa ada beban finansial karena tidak ada pungutan saat maju caleg.
“Jadi rekrutmen memang harus didasarkan kompetensi, bukan berdasarkan kedekatan dan kekuatan finansial," tegasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: