Koordinator Jurubicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak menilai akan salah satu evaluasi mendasar yang akan disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah soal kisi-kisi debat. Dia ingin kisi-kisi dihilangkan saat debat kedua hingga kelima.
"Jadi nanti kita akan mendorong supaya nggak perlu ada kisi-kisi lagi,†ujarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1).
Tidak hanya kisi-kisi, Dahnil juga meminta KPU untuk meniadakan lembar kertas contekan selama debat berlangsung.
“Nggak perlu ada contekan, jadi biar aja bebas begitu di atas panggung,†sambungnya.
Dengan begitu, lanjut Dahnil, para kandidat bisa teruji dengan baik. Capres-dan cawapres bisa mengeluarkan apa yang sudah dipelajari secara langsung tanpa harus terpaku dengan pertanyaan yang akan muncul.
"Biarkan semua isi kepala dari capres dan cawapres itu dieksplorasi ke depan publik. Yang dibutuhkan dari debat itu dari kepemimpinan itu adalah isi otaknya, isi jiwanya," tutup mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
[ian]