Ketua PBNU: Saya Dan Wiranto Kaget Ada Bendera Mirip HTI Di Peringatan HSN

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 24 Oktober 2018, 18:25 WIB
Ketua PBNU: Saya Dan Wiranto Kaget Ada Bendera Mirip HTI Di Peringatan HSN
Jumpa pers PBNU/RMOL
rmol news logo Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj menjelaskan dirinya dan Menkopolhukam Wiranto kaget saat adanya pengibaran bendera bertuliskan tauhid yang mirip dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Said mengaku dirinya dan Wiranto yang kebetulan menjadi inspektur upacara menyaksikan adanya bendera yang diduga mirip dengan Bendera HTI dalam peringatan hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat, Senin (22/10).

"Makanya kemaren cepat-cepat keluarkan pernyataan beliau (Wiranto) hanya kaget-sekagetnya beliau bilang ke saya loh kok ada bendera seperti itu?," ujar Said di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (24/10).

Said menilai adanya insiden pembakaran bendera yang diduga mirip bendera HTI itu didasari kecintaan terhadap NKRI. Bukan berdasarkan kebencian apalagi diniati untuk melecehkan agama.

Menurutnya dari semangat mencintai tanah air itulah yang mendorong Banser untuk mencegah gerakan-gerakan yang ingin merusak dasar negara, termasuk dengan tujuan mengganti konstitusi.

Namun demikian, Said tetap menilai pelaku pembakaran telah melanggar standar operasional prosedur yang ditetapkan.

"Tidak ada landasan kebencian personal maupun kelompok, apalagi dimaksudkan untuk melecehkan atau menodai agama," ujarnya.

Lebih jauh Said tak yakin keberadaan bendera yang diduga mirip HTI itu sengaja dibawa dalam acara Hari Santri Nasional. Ia lebih memilih keberadaan bendera tersebut hanya bagian euforia dan tidak ada indikasi untuk melakukan gerakan makar.

"Sejauh ini belum mengartikan bahwa itu makar. Saya kira ini masih euforia saja," ujar Said. [nes]


FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA