Andai Dukung Jokowi, Bisa Jadi 29 DPD Demokrat Minta Kekhususan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 10 September 2018, 00:47 WIB
Andai Dukung Jokowi, Bisa Jadi 29 DPD Demokrat Minta Kekhususan
Bendera Demokrat/Net
rmol news logo Ada sebanyak 5 DPD yang tetap setia pada Partai Demokrat, namun dalam Pilpres 2019 meminta kebijaksanaan khusus.

Kekhususan itu diminta lantaran mereka berbeda tentang dukungan pilpres, dimana DPP Partai Demokrat telah memutuskan untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Jadi mereka akan berkonsentrasi pada pemenangan pileg dan bukan pilpres. Di balik koalisi Gerindra dan Demokrat ada kesepakatan soal ini yang bisa dijelaskan,” tutur Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam akun Twittter-nya, Minggu (9/9).

Dia menjelaskan bahwa Demokrat merupakan rumah bagi segala perbedaan, sehingga perlu dikelola secara bijaksana.

Andi bahkan menyebut, seandainya Demokrat mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amien, maka kemungkinan besar hanya 5 DPD yang mendukung. Sementara 29 DPD lain memilih meminta kekhususan.

“Andai saja berkoalisi dengan Jokowi bisa saja muncul sebaliknya, dimana 29 DPD meminta kebijaksanan serupa. Pasti tidak mudah juga bagi partai kami mencari solusi,” sambungnya.

Lebih lanjut, Andi memastikan masalah 5 DPD tidak ikut tim kampanye Prabowo-Sandi akan dicarikan solusi secepatnya.

“Prabowo dan SBY sangat berpengalaman dalam mengatasi situasi seperti ini untuk mendapatkan solusi yang cespleng. Jadi ini bukan Demokrat main dua kaki, tetapi betapa besar upaya Demokrat menghargai perbedaan apalagi yang menyangkut politik identitas,” tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA